Spirit Up

Khotbah Tuhan YESUS dengan 8 Ucapan Bahagia (Oleh: Tonny Hartato Yeoh)

Khotbah Dibukit Dengan 8 Ucapan Bahagia dari Tuhan Yesus

JESUS's sermonKata “berbahagia” ini menunjuk kepada kesejahteraan semua orang yang karena hubungan mereka dengan Kristus dan Firman-Nya, menerima Kerajaan Allah, yang meliputi kasih, perhatian, keselamatan dan kehadiran Allah hari lepas hari.

Matius 5:1-10 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:

  1.  Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
  2. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
  3. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
  4. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
  5. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
  6. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
  7. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
  8. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

Dengan bagaimana kita memandang delapan ucapan bahagia itu, sebenarnya jika kita mencari Tuhan maka seharusnya kita berbahagia karena memandang Dia yang menjadi pusat hidup kita, sehingga konteks delapan ucapan bahagia-pun seharusnya juga dipandang dengan sudut pandang Tuhan sebagai pusatnya. Jika Tuhan-lah yang menjadi pusatnya maka dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah, karena merekalah yang empunya kerajaan sorga.
Apa itu miskin dihadapan Allah? Maka kita perlu sadar, kalau kita tinggal didunia ini, harta benda tidak pernah ada artinya dihadapan Allah, jadi yang miskin dihadapan Allah jelas bukanlah orang yang miskin harta dunia, melainkan yang miskin rohani.

Mengapa yang miskin rohani yang seperti ini yang dihibur oleh Tuhan Yesus? Karena orang-orang yang miskin seperti inilah, yang sudah menyadari kalau dia tidak berdaya melawan dosa, yang sudah merasa failed rohani, akan datang pada Tuhan Yesus sebagai jalan keluarnya, serta bersedia diisi oleh kekuatan baru yang adalah dari Allah. Tuhan Yesus berkata “marilah engkau yang letih, lesu, berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan padamu”, hanya orang-orang yang menyadari kalau dirinya miskin rohani inilah yang akan menerima tawaran dari Tuhan Yesus.

Perhatikan bedanya dengan orang yang sudah merasa paling rohani, sebenarnya mereka tidak mencari Tuhan Yesus, mengapa? Coba perhatikan, seringkali manusia itu tidak pernah sadar, manusia yang tidak mencari Tuhan Yesus dan kebenaranNya akan berkata namanya juga manusia mana ada yang sempurna, lagipula yang kami lakukan hanya dosa kecil-kecilan, bahkan lebih parah lagi jika mereka melakukannya berkata TIDAK ADA YANG SALAH Koq…, dengan kata lain, mereka tidak pernah menyadari kelemahannya (merasa gak miskin-miskin amat lah…), mereka rasa mereka sudah berbuat baik, tidak pernah masuk penjara, tidak pernah menyakiti orang, atau bahkan mungkin yang parah sudah menyakiti namun tidak merasa bersalah. Disinilah letaknya perbedaan antara orang yang mencari Kristus, dengan orang yang tidak mencari, karena mereka tidak pernah merasa miskin rohani, makanya tidak butuh Kristus serta firmanNya.

Apa hadiah orang yang miskin ini? merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

2. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur.
Setelah manusia kristen menyadari dia sudah miskin rohani, sudah failed, maka efek langsungnya adalah mereka akan berdukacita / sedih. Apa yang membuat manusia kristen itu sedih? Yang disedihkan adalah karena mereka telah merasa berdosa dihadapan Allah, serta tidak mampu memenuhi standard kebenaran Allah dan kuasa kerajaan-Nya. Itu sebabnya mereka datang kepada Allah untuk saling berbagi dengan Allah atas dosa-Nya, serta mencari jalan keluarnya yang seturut dengan standard kebenaran-Nya. Manusia diluar kristen juga bisa merasa telah berdosa, namun dia tidak akan merasa berdosa dihadapan Allah, dia hanya merasa berdosa telah membunuh, mencuri, cabul, berzinah, dihadapan keluarga, diri atau lingkungannya saja.

Apa janji Tuhan untuk orang yang berdukacita ini? Mereka akan dihibur, seperti yang Tuhan Yesus janjikan, jika seorang mengasihi Aku maka ia akan menuruti firmanKu, dan akan ada penghibur (bc Yoh 14:26-27), mereka akan terhibur oleh karena kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita oleh Roh Kudus (bc Rom 14:17).

3. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Efek setelah manusia kristen yang menyesali perbuatannya adalah mereka menjadi lemah lembut, menjadi lemah lembut berarti menjadi rendah hati, mereka akan berlindung pada-Nya dan seluruh kehidupan mereka akan pada-Nya, mereka akan lebih suka melakukan Allah ketimbang hanya untuk memuaskan keinginan sendiri, atau sudah berpusat pada Allah (Theosentris), dengan begini mereka adalah orang yang tidak mudah diprovokasi karena kebenaran adalah standard dalam hidupnya, serta juga mereka adalah orang yang mampu menerima masukan dari luar dan selalu melihatnya dalam terang Tuhan. Lalu apa maksudnya orang-orang yang lemah lembut ini akan memiliki bumi? Apa mereka akan menjadi kaya raya dibumi ini? BUKAN! Tetapi mereka akan bersukacita karena berhubung dengan keselamatan yang akan mereka peroleh, keselamatan yang didapat inilah tidak dimulai dari dimana Tuhan Yesus akan datang kembali, atau saat mereka mati kemudian masuk sorga, namun keselamatan ini sudah mereka rasakan dibumi, mereka akan merasakan perubahan diri yang diubahkan hingga serupa denganNya Tuhan Yesus Kristus! Berbahagialah, karena mereka akan memiliki bumi..

4. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.
Ketika mereka menyesali, dan sudah mulai berubah menjadi lemah lembut, mereka akan merasa ingin lebih dan lebih lagi untuk semakin berjalan dalam kebenaran, mereka akan lapar dan haus akan kebenaran, mereka akan sadar kalau mereka butuh makanan rohani yang membuatnya semakin bertumbuh, apa itu makanan rohaninya? Firman Allah dan kebenaran itulah yang menjadi makanan rohani mereka, sehingga lapar dan haus mereka akan dipuaskan lewat Firman Allah.

5. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.
Setelah manusia kristen menerima makanan rohani, manusia kristen yang telah kuat dalam dirinya akan memandang dunia dengan cara pandang yang berbeda, mereka sadar dirinya telah mendapat pengampunan, keselamatan, dan janji Allah, oleh karena itu mereka ingin orang lain merasakannya. Jadi bermurah hati disini adalah mereka yang merasa iba, dan kasihan terhadap penderitaan manusia yang tak kunjung henti, yang bermurah hati akan membagikan berita keselamatan dan janji Allah, supaya mereka yang diluar kasih Kristus juga boleh memperoleh kekuatan dan pertolongan dari Allah.

Apa janji Allah untuk orang yang bermurah hati ini? mereka akan beroleh kemurahan, semakin mereka membagikan keselamatan dan janji dari Allah, mereka akan semakin diberkati dan semakin beroleh kemurahan.

6. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
Orang yang suci hatinya, akan menjaga dirinya, mempertahankan diriNya hanya untuk kemuliaanNya, manusia kristen yang sejati akan menjauhkan dirinya dari dosa, dari perbuatan yang tidak berkenaan dengan kemuliaanNya. Nah apa efek dari mereka yang peka terhadap dosa? Mereka akan melihat Allah, mereka akan melihat pimpinan Allah dalam hidupnya, mereka yang menjauhkan dosa akan merasakan betapa indahnya pimpinan Allah, dimampukan berjalan seturut firmanNya, serta firmanNya yang menjadi kesukaan mereka karena mereka tau itulah pimpinan Allah yang terbaik walaupun masih dibumi. Mereka juga nantinya akan melihat Allah dalam pandang mata atau dalam wujud sebenarnya.. Berbahagialah mereka yang suci hatinya.

7. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.
Berbahagialah orang yang membawa damai, manusia kristen akan menjadi saksi terang, ditengah kerusakan moral, kebejatan, dan kejahatan dunia ini, manusia kristen akan menjadi pembawa damai. Ini menarik bagi saya ketika itu saya berpikir, jika seorang cabul sedang asik dengan kelakuannya, lalu orang kristen menjadi pembawa damai, apakah orang kristen ini harus mensupport si orang cabul tersebut? Tentu TIDAK! Loh kalau tidak begitu si orang kristen ini tidak bisa menjadi pembawa damai, karena otomatis mereka akan ditolak dunia, yang ada malah dibilank perusak suasana bukan? Nah demikian apakah maksudnya menjadi pembawa damai? MEREKA akan menjadi pembawa berita sang Raja damai, mereka akan membawa berita sukacita yang membuat manusia bersukacita karena ada pengharapan yang pasti! Yaitu keselamatan dan janji-janji Allah. Orang-orang seperti inilah yang akan disebut anak-anak Allah oleh Allah sendiri.

8. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.
Sedikit saya ungkapkan diatas, namun akan diperjelas disini. Ditengah kehancuran, brutal, perselisihan, pertentangan dunia, manusia kristen yang membawa berita sang Raja damai tersebut maka ada 2 kemungkinan yang pasti, yaitu mereka akan diterima dengan senang hati, kemudian yang lain adalah mereka akan ditolak bahkan sampai dibenci. Tetapi Allah memberikan kekuatan kepada manusia kristen, apabila manusia kristen dianiaya karena kebenaran yang mereka bawa dengan menyandang kemiskinan rohani, kemurahan hati, dan kesucian hati, maka ada janji Allah yang pasti.

Apa itu janji Allah untuk mereka yang dianiaya oleh kebenaran yang dibawakan dengan hati yang tulus ini? mereka adalah anak-anak Allah yang memiliki Kerajaan Sorga.

Berbahagialah…..

Dari awal ucapan bahagia yang pertama Tuhan Yesus memberikan kelegaan pada mereka yang failed rohani, mereka terpanggil untuk memasuki KerajaanNya, dan sampai akhirpun mereka yang berada didalamNya dipastikan akan memasuki KerajaanNya, oleh karena itu sekalipun hidup kita terasa sangat sengsara, bernasib sial, dan tidak pernah nyaman akan dunia ini, namun anak-anak Allah yang sejati akan berbahagia, karena kasih Allah tidak pernah terlepas dari awal sampai akhir, kenyamanan dunia adalah berkat dari Allah yang membuat kita senang, namun penderitaan dunia juga adalah berkat yang membuat kita semakin bertumbuh. Semua dikerjakan Allah untuk menjadikan kita semakin serupa denganNya, sampai bisa bertemu muka dengan muka dengan Bapa yang disorga… Amin…

Sola Gratia, Sola Fide, Sola Scriptura, Solus Christus, and Soli Deo Gloria

Sumber: Article² tentang sermon of the mount pilihan.

Comments are closed.